Warta

Trichrogramma sp Alternatif Pengendali Hama Penggerek Batang Padi yang Ramah Lingkungan

Penggerek batang padi merupakan hama yang paling sering ditemukan di pertanaman padi dan menjadi salah satu hama penting tanaman padi di Indonesia. Penggerek batang merupakan hama penting karena dapat menyerang disemua fase pertanaman padi, baik di fase vegetatif maupun generatif, sehingga dapat menurunkan kuantitas dan kualitas produksi padi. Parasitoid dikenal sebagai salah satu musuh alami …

Trichrogramma sp Alternatif Pengendali Hama Penggerek Batang Padi yang Ramah Lingkungan Selengkapnya »

PEMANFAATAN METABOLIT SEKUNDER DALAM BIOTEKNOLOGI PENGENDALIAN HAMA DAN PENYAKIT TANAMAN

Saat ini, bioteknologi telah mengalami perkembangan yang luar biasa dan semakin banyak diterapkan dalam kehidupan. Kemajuan tersebut terutama didukung oleh perkembangan yang sangat pesat di bidang biologi molekuler dan teknologi rekayasa genetika. Bioteknologi bukanlah ilmu baru, selama berabad-abad manusia telah merancang organisme hidup untuk meningkatkan taraf kehidupan dan memecahkan masalahnya. Secara terminologi, bioteknologi dapat kita …

PEMANFAATAN METABOLIT SEKUNDER DALAM BIOTEKNOLOGI PENGENDALIAN HAMA DAN PENYAKIT TANAMAN Selengkapnya »

Implementasi Genetic Modified Organism (GMO) Dalam Pengendalian Hama Tanaman; Manfaat dan Resiko

Produksi pangan global menghadapi berbagai tantangan seperti perubahan iklim, pertumbuhan populasi, termasuk kendala produksi berupa hama dan penyakit tanaman. Dalam upaya pemenuhan kebutuhan pangan tersebut, teknik rakayasa genetika menjadi salah satu teknologi terbaru yang banyak dimanfaatkan untuk memperoleh tanaman dengan keunggulan gen tertentu. Rekayasa genetika sendiri merupakan teknologi untuk memindahan suatu gen ke gen lainnya …

Implementasi Genetic Modified Organism (GMO) Dalam Pengendalian Hama Tanaman; Manfaat dan Resiko Selengkapnya »

STERILOZ STERILISASI MEDIA PERBANYAKAN APH CAIR DENGAN OZONIZER

Penggunaan agen pengendali hayati (APH) untuk pengendalian OPT sudah banyak diminati oleh petani. Teknologi perbanyakan Agens hayati juga semakin berkembang agar semakin cepat, tepat serta efisien. salah satu proses perbanyakan agens hayati yang memerlukan waktu lama adalah sterilisasi. Sterilisasi memegang peran cukup penting dalam keberhasilan produksi APH. Proses sterilisasi yang diterapkan saat ini dengan cara …

STERILOZ STERILISASI MEDIA PERBANYAKAN APH CAIR DENGAN OZONIZER Selengkapnya »

BEDAH CAESAR TOMAT UNTUK PENGENDALIAN LAYU BAKTERI

Layu bakteri (Ralstonia solanacearum) merupakan penyakit utama pada tanaman tomat. Penyakit ini sangat merugikan petani karena dapat menurunkan produksi bahkan sampai puso. Gejala tanaman yang terserang layu bakteri adalah awalnya tanaman terlihat layu pada bagian tertentu (pupus daun), tidak secara keseluruhan. Kemudian menyebar hingga tanaman layu keseluruhan. Serangan penyakir ini lebih cepat dari pada layu …

BEDAH CAESAR TOMAT UNTUK PENGENDALIAN LAYU BAKTERI Selengkapnya »

RUBUHA TERPASANG TIKUS BERKURANG PETANI SENANG

Salah satu hama utama pada tanaman padi adalah tikus. Serangan hama tikus dapat menyebabkan kerugian secara ekonomis karena menurunkan hasil produksi apalagi sampai menimbulkan puso atau gagal panen. Pengendalian hama tikus telah banyak dilakukan dengan berbagai cara. Salah satu pengendalian hama tikus yang dinilai cukup efektif, murah dan efisien adalah dengan menggunakan musuh alaminya yaitu …

RUBUHA TERPASANG TIKUS BERKURANG PETANI SENANG Selengkapnya »

P4 MENCETAK PETANI AHLI EKSPLORASI AGENS HAYATI

Salah satu kegiatan dari APBN Pangan Tahun anggaran 2021 adalah Pemberdayaan Petani dalam Pemasyarakatan PHT ( P4 ). Kegiatan ini dilaksanakan melalui beberapa tahapan yaitu pertemuan persiapan, perencanaan kegiatan, eksplorasi agens Pengendali hayat (APH), Perbanyakan , Aplikasi dan Evaluasi pemanfaatan APH. UPT Proteksi (tanaman PH) Jawa Timur mendapatkan ( alokasi )20 unit, setiap lokasi atau …

P4 MENCETAK PETANI AHLI EKSPLORASI AGENS HAYATI Selengkapnya »

Scroll to Top